Pendampingan WUBI 3
PENDAMPINGAN WUBI 3
Setelah kegiatan Bootchamp, dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan yang diadakan setiap dua minggu sekali dalam satu bulan, pendampingan pertama pemaparan tentang peraturan tata tertib serta punishment. Hal ini menurut saya sangat baik untuk dibuat, yang mana mungkin tujuannya adalah pencapaian goal secara bersama, walaupun terasa berat sih, he he he.
Selanjutnya, pola maindset kita lagi yang di ublek-ublek lagi, sampai-sampai ada pertanyaan “Apa sih manfaat dan makna sukses buat saya?” dan “ Jangan biarkan orang lain yang menentukan makna suksesmu”.
Kemudian dilanjut lagi dengan penghitungan HPP yaitu Harga Pokok Pasar, disini kita dilatih untuk menghitung apakah dengan harga yang kita mendapat untung, kalau dapat sudah layak kah dengan memperhitungkan segala biaya yang keluar untuk menghasilkan produk yang akan kita jual, atau jangan-jangan kita rugi. Hal ini lah sebenaranya salah satu pondasi berikutnya untuk memperkuat pondasi bisnis.
Dalam pengerjaan Home Fun (sebutan PR) walaupun dengan segala kesibukan sebagai OWNER (he,,,,,he,,,) namun saya tetap berusaha mengerjakan semampu saya, walaupun setiap pengerjaanya di waktu-waktu terakhir pengumpulan,,,,hedehhhhh
Oh ya, saya sampai lupu......sebelum pendampingan kami peserta WUBI 3 dapat kesempatan mengikuti bazar, dimana ini lah kali pertama kami bertemu kembali pasca Bootchamp. Dari 30 orang, ada sekitar 25 orang yang ikut acara bazar ini. Sungguh semangat nya kami, karena kami seperti terlahir kembali sebagai seorang enterpreuner. Bazar pertama kali ini, hari pertama dijaga oleh beberapa orang penanggung jawab untuk stok barang dari temen-temen yang barangnya dititip dalam satu stand BI.
Namun dikala bazar telah berakhir, ada beberapa persoalan yang bisa dikatakan sepele namun berujung menjadi besar, maklum lah kami beru tahap penyesuaian sebagai saudara Wubi 3, tahap perkenalan sudah kami lalui tinggal tahap penyesuaian. Namun akhirnya permasalahan atau miss komunikasi ini sudah selesai dan terlewati, kami sudah anggap kami adalah saudara.
Dalam hal ini juga, setelah mengikuti beberapa kali pendampingan, khususnya dalam bisnis saya banyak sekali perkembangan yang kami alami, mulai dari omset hingga kemudahan dalam alur bisnis, hal ini tidak terlepas dari peran para coach, juga tak lupa rekan kami yang bernama mbak widy yang punyak produk mpek-mpek Nabil, ia mengajarkan kami bagaimana dalam mengambil pasar melalui media online, dengan memanfaatkan sosial media.
Tidak sampai disitu, mbak Widi juga mengajarkan kami, bagaimana merekrut admin, job desknya, apa yang harus dilakukan seorang admin dalam hal pelayanan ke customer, mencari calon customer, mengisi konten-konten ataupun postingan-postingan produk yang dapat menggugah orang lain untuk order, baik konsumsi sendiri maupun untuk jadi riseller dan agen.
Sampai pertemuan berikutnya ilmu yang diberikan oleh coach ade mengenai Brand, dimana dalam tubuh brand ini bukan hanya sekedar logo ataupun slogan, namun lebih dari itu, yaitu manfaat apa dengan adanya produk ini. Bersambung ya kawan-kawan (he ,,,he,,,he,,,)
Komentar
Posting Komentar